SELAMAT DATANG DI BLOG KAMPUNG MEDIA NARMADA SEMOGA INFORMASI INI BERMANFAAT

Sabtu, 17 Mei 2014

Pisang Sehat Beriuk Seger

KM Narmada; Berawal dari keprihatinan seorang petugas kesehatan Puskesmas Sedau Kecamatan Narmada terhadap kebiasaan masyarakat  yang melahirkan ke dukun yang dapat beresiko terhadap kematian bayi dan ibu saat melahirkan disebuah dusun didesa Sedau Kecamatan Narmada yaitu Dusun Selen Aik disebabkan karena  jauhnya lokasi dusun tersebut dari Polindes maupun Puskesmas.
Dusun Selen Aik merupakan sebuah Dusun Didesa Sedau Kecamatan Narmada dengan 215 Kepala Keluarga yang jaraknya 3 KM dari Kantor Desa dan Polindes setempat dengan jalan tanah berlubang yang sisi sepanjang jalan banyak jurang dan lembah sehingga untuk mengakses dusun tersebut sangatlah sulit, faktor inilah yang membuat ibu-ibu disana sangat enggan untuk melahirkan di Polindes dengan pertolongan Bidan maupun jika masyarakat disana sakit kadang tidak mau pergi ke Puskesmas,  disamping jauh dan jalannya rusak mereka juga beranggapan kalau melahirkan atau berobat dipuskesmas maka biayanya mahal, ditambah lagi sulitnya tranfortasi.

Baca Selengkapnya......

Kamis, 15 Mei 2014

Inak Jamil Pengerajin Tikar Pandan dan Plastik

KM Narmada; Usia renta yang sudah memasuki 70 tahun tidak membuat semangat nenek dari 16 cucu ini menjadi kendor, diusianya yang tergolong sangat sepuh dia masih tetap beraktifitas seperti biasa dengan keahliannya membuat tikar dari daun pandan dan plastik. Pekerjaan tersebut sudah dilakoninya selama puluhan tahun dan tetap istiqomah sampai sekarang, meski sudah 4 tahun ditinggal suami dan kini tinggal sendirian dirumah sederhana berukuran 5 X 7 M2 yang terletak di Karang Bagek Dusun sembung Timur Desa Sembung Kecamatan Narmada karena semua anak anaknya sudah berkeluarga dan tinggal dirumahnya masing masing namun demikian  Inak Jamil tetap semangat menjalani hari harinya karena prinsip hidupnya yang tidak mau menjadi beban buat orang lain.
Tikar pandan buatan Inak Jamil sangat disukai oleh masyarakt sekitar kampungnya karena disamping sudah mempunyai langgalan tetap kulaitas tikar pandan yang dihasilkan juga sangat bagus, 10 buah tikar pandan yang dihargakan perbijinya 50.000 rupiah bisa diselesaikan Inak Jamil dalam waktu 1 bulan mulai dari menyiapkan bahan dari daun pandan kemudian menjemur dan selanjutnya dirajut dengan telaten sehingga menghasilkan tikar yang berkualitas.

Baca Selengkapnya......

Senin, 31 Maret 2014

Pertigaan Pasar Narmada Tergenang Air

KM Narmada; Satu lagi titik infrastuktur jalan yang kurang mendapat perhatian pemerintah yaitu pertigaan Pasar Narmada tepat didepan Taman Wisata Narmada, selain terdapat lubang dibadan jalan, jalan tersebut juga selalu digenangi oleh air setinggi  20 cm saat hujan turun dan pengendara harus ekstra hati-hati  saat melintasinya.
Menurut pengamatan KM Narmada yang kebetulan setiap hari melewati jalan tersebut, sepanjang 15 Meter dipertigaan Pasar Narmada tinggi jalannya lebih rendah dari yang lain dengan beberapa lubang diruas jalan dan saat digenangi air maka jalan yang berlubang tidak kelihatan sehingga sangat berbahaya khusunya pengendara sepeda motor, jika kerusakan itu terus dibiarkan tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca Selengkapnya......

Sabtu, 29 Maret 2014

Bahan Bangunan Bekas, Peluang Usaha Menjanjikan

KM Narmada; Bila anda jalan-jalan didaerah Narmada bagian barat  maka akan terlihat dipinggir jalan sekitar Desa Krama Jaya, Badrain dan Sembung a terdapat tumpukan bahan bangunan bekas bongkaran bangunan berjejer disekitar  jalan ketiga desa tersebut, itu bukan tumpukan bahan bangunan bekas yang dibiarkan begitu saja namun bahan tersebut dijual dengan harga miring dan terbukti laris dibeli oleh masyarakat sekitar yang membutuhkannya.
Masriadi seorang pelaku usaha tersebut menceritakan bahan bangunan bekas tersebut didapatkan dari bangunan tua yang dirobohkan dan diborong oleh para pengusaha, biasanya kita borong bangunan tersebut dengan isinya, bahan yang bisa dijual seperti besi, kusen jendela, daun pintu dan lainnya dibongkar dengan sangat hati-hati agar bisa dijual lagi.
Senada seperti itu H Ilham warga dusun Mejeti Daye mengungkapkan usaha menjual bahan bangunan bekas sudah dijalani sejak 3 tahun yang lalu, berawal ketika ada seorang teman yang mengajaknya dengan memborong bangunan yang hendak dirobohkan baik bangunan milik pemerintah, perumahan yang direnovasi maupun rumah pribadi, usaha ini sangat menguntungkan dan punya prospek bagus karena dari sisi

Baca Selengkapnya......

Rabu, 26 Maret 2014

Caleg Harus Perjuangkan Pelayanan Publik

KM Narmada; Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara Pelayanan terhadap Publik (masyarakat) yang menyangkut hajat hidup orang banyak adalah tujuan  mulia yang digagas para Pendiri Bangsa yang dituangkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Ombudsman sebagai sebuah Lembaga Negara yang fokus dalam bidang pengawasan pelayanan publik akan mengawal penuh pelaksanaan program yang berkaitan dengan pelayanan terhadap masyarakat, demikian dikatakan Adhar Hakim Perwakilan Ombudsman Wilayah NTB.
Dalam sebuah acara diskusi bersama para Calon Anggota Legislatif Provinsi NTB Dapil I Kota Mataram  dari semua Partai Politik yang digagas oleh PC NU Kota Mataram, Adhar Hakim Hadir sebagai salah seorang Panelis menyampaikan banyak hal tentang sangat perlunya peningkatan pelayanan publik oleh para pemangku jabatan dan pemegang kebijakan dalam hal ini Pemerintah dan DPR, dalam acara bertajuk Temu gagasan dan Pemikiran untuk mewujudkan Pemilu yang Sehat itu Adhar menyampaikan tugas pokok anggota Dewan yang berkaitan dengan pelayanan publik diantaranya tugas Legislatif dalam membuat peraturan perundang-undangan, selam ini belum ada daerah yang DPRD nya menelurkan Peraaturan Daerah  tentang Pelayanan Publik dan Ombudsman sangat mengharapkan serta mendorong anggota dewan untuk mewujudkan hal tersebut, tegas pria berkacamata yang sangat mengagumi Almarhum Gusdur.

Baca Selengkapnya......

Kamis, 20 Maret 2014

Hati-Hati Angin Kencang Disertai Hujan

KM Narmada; Cuaca kurang bersahabat terjadi  seminggu terakhir ini, Rabu 19 Maret 2014 angin kencang yang disertai hujan melanda Kecamatan Narmada dan sekitarnya, menurut informasi yang dihimpun oleh KM Narmada angin kencang juga terjadi merata didaerah Mataram dan Lombok Barat. Tepatnya siang sekitar pukul 14.00 Wita angin mulai bertiup kencang menumbangkan beberapa pohon pinggir jalan, ranting dan daunnya terlihat berserakan dijalan jalan.
Seperti terlihat dijan Ahmad Yani Narmada dari Pom Bensin Dasan Tereng sampai Pasar Keru yang banyak ditumbuhi pohon Mahoni terlihat kotor dengan banyaknya ranting yang patah dan terjatuh membuat jalan kotor sehingga terjadi kemacetan panjang, tampak beberapa orang warga membantu menyinggkirkan ranting pohon ditengah jalan untuk melancarkan lalu lintas.

Baca Selengkapnya......

Selasa, 18 Maret 2014

Jamur, Antara Anugrah Dan Peluang Bisnis



Hujan adalah anugrah bagi semesta alam, dengan hujan tumbuh tumbuhan hidup subur, petani beramai ramai turun menggarap sawahnya, rumput menghijau, tak terkecuali jamur bermunculan dimana mana. Dikampung saya saat turun hujan ada kebiasaan bagi teman-teman kampung setiap pagi harinya keliling kampung mencari jamur yang biasa tumbuh dikebun, pematang sawah ataupun dipekarangan rumah.
Seperti saat ini, karena sudah tiga hari terakhir berturut turut turun hujan membuat pemandahan setiap pagi selesai Sholat subuh banyak anak-anak maupun orang dewasa berlalu lalang mencari jamur musim hujan yang sangat enak dijadikan sayur, tak terkecuali Riyan, Edi dan Ucup ketiga anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar setiap pagi saat musim hujan selalu berkeliling kampung untuk mencari jamur.
Setiap mencari jamur dipagi hari sebelum berangkat sekolah selalu saja terlihat jamur yang merekah ada digenggaman tangan mereka saat melintasi depan rumah sambil tertawa riang karena mendapatkan jamur untuk dijadikan sayur hari ini. Saat ditanya kalau setiap hari dapat jamur seperti ini dipaain aja? Dengan wajah lugu dan suara polos Edi menjawab “untuk disayur, kadang juga dijual buat uang jajan sekolah.”
Bukan hanya anak-anak kecil yang mencari jamur dimusim hujan namun orang dewasa pun begitu juga, seperti yang dilakukan Sahri, pria yang setiap harinya kerja serabutan juga rajin mencari jamur setiap pagi dan setiap hari dia biasa mendapatkan puluhan jamur yang kemudian dibawa kepasar untuk dijual, dalam sehari Sahri  bisa mendapatkan  rata-rata 20.000 rupiah dari hasil penjuan jamur yang didapatkan saat musim hujan. Ada banyak macam jamur yang tumbuh dimusim hujan ungkapnya menceritakan, “Yang seperti ini namanya Tengkong (Jamur) Bulan sambil menunjukkan Jamur yang dipegangnya dan memang daunya bulat besar menyerupai Bulan, ada juga Jamur Rentajem yang biasanya tumbuh dalam jumlah banyah disatu tempat dengan ujung daun lancip dan agak tajam, ada juga namanya jamur kedit yang tumbuhnya lebih banyak disatu tempat bisa ratusan dengan bentuk kecil-kecil serta masih banyak lagi jenis yang lain. “ ungkap pria berkulit sawo matang itu.
Disamping kandungan gizi dengan rasanya yang enak dan disukai oleh semua orang, jamur musim hujan juga juga makanan non organic karena memang tumbuh sendiri tampa dipupuk sehingga baik untuk kesehatan, terpikir dalam benak saya bagaimana cara membudidayakan jamur yang tumbuh subur setiap musim hujan itu menjadi sebuah peluang bisnis yang menguntungkan, saat ide itu saya sampaikan kepada Sahri sang pencari jamur, dia hanya mengerutkan kening seolah tidak percaya kalau Jamur yang dia pegang saat ini bisa dibudidayakan dan akan mendatangkan uang setiap hari tampa harus mennggu musim hujan. Dan janji saya ke Sahri dalam waktu dekat akan mengenalkannya dengan seorang teman yang saat ini menjalani usaha budidaya jamur.

Baca Selengkapnya......

Jumat, 31 Januari 2014

Menuai Hasil Dengan Motor Pemanen

Senyum sumringah dan muka berseri-seri menghiasi wajah Mahrup dipagi menjelang siang pada Kamis 30 Januari 2014 karena  petani berusia 43 tahun asal Dusun Kebon Belek Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada tersebut sedang memanen padi disawahnya, yang sedikit berbeda pada panen kali ini dia menggunakan Motor mesin pemanen yang dia sewa dari seorang pemilik Motor Mesin Pemanen asal Kecamatan Gunung Sari.
Menurut Mahrup, “Kalau dulu saat panen tiba banyak sekali warga yang ikut menjadi buruh tani, dengan imbalan 12 kg padi disetiap kwintal yang bisa dikumpulkan saat panen, warga beramai-ramai datang membantu proses pemanenan padi, tapi sekarang sudah jarang sekali warga yang mau ikut memanen atau Ngerampek dalam bahasa Sasak, sehingga saya putuskan untuk memakai mesin pemanen ini dan Alhamdulillah hasilnya memuaskan.”

Baca Selengkapnya......

Menjelang Pane, Burung Pemakan Padi Menyerang

Hamparan padi sudah mulai menguning itu artinya sebentar lagi musim panen sebentar lagi akan tiba, para petani biasanya tersenyum lebar karena sebentar lagi akan menuai hasil, tapi pemandangan berbeda terlihat diwajah para petani disebagian wilayah Kecamatan Narmada karena sudah hampir 2 minggu lebih mereka dibuat kalang kabut dengan serangan burung pemakan padi yang turun setiap pagi dan sore hari, ada berbagai macam jenis burung pemakan padi rata-rata berukuran kecil dan berkelompok dengan jumlah ribuan sekali turun, burung-burung tersebut memakan padi yang  siap panen.
Para petani dibuat dan seperti putus asa sebab belum ada cara efektif untuk mengusir hama burung pemakan padi tersebut, sementara ini petani hanya mengandalkan cara tradisional seperti dengan membuat orang-orangan sawah, membentangkan tali rapia yang digantungi botol plastik bekas disepanjang area persawahan

Baca Selengkapnya......

Kamis, 30 Januari 2014

Musim Rambutan, Pedagang Pinggir Jalan Menjamur

Musim rambutan sudah tiba, buah yang rasanya manis dengan kulit berbulu ini digemari oleh hampir semua masyarakat, buah rambutan bisa dijumpai disemua tempat, dipasar, supermarket, pedagang buah keliling, bahkan jika saat musimnya seperti sekarang buah rambutan banyak dijajakan dipinggir jalan oleh pedagang musiman. Seperti yang terlihat dijalan Ahmad Yani tepatnya disekitar perbatasan Kota Mataram dengan Lombok barat menuju arah Narmada setiap musim rambutan tiba puluhan pedagang buah rambutan berjejer menjajakan buah dagangannya.
Rohani 38 tahun wanita asal Dusun Karang Anyar Desa Gerimak Indah Kecamatan Narmada itu mengaku setiap tahun saat musim rambutan ia berjualan buah ditempat tersebut, dan dari hasil penjualan dia mendapatkan tambahan penghasilan buat kebutuhan keluarga, setiap hari dari pagi hingga sore Rohani bisa menjual rata-rata 25 sampai 30 kg buah rambutan dengan harga bervariasi antara 15.000 sampai 20.000 tergantung kelihaian pembeli dalam menawar saat belanja.

Baca Selengkapnya......

Senin, 27 Januari 2014

Calon Komisioner KPU Lobar Jalani Tes Ulang

Setelah cukup lama menjadi polemik akhirnya proses seleksi calon anggota KPU Kabupaten Lombok Barat diulang kembali  untuk melaksanakan  satu tahapan yang tidak dilaksanakan oleh Tim seleksi yaitu Tes Kesehatan Rohani dan akan diikuti oleh seluruh calon anggota KPU Kabupaten Lombok Barat yang lulus seleksi administrasi.
Hal tersebut dikatakan oleh Lina salah seorang staf tim seleksi anggota KPU Lombok Barat saat dihubungi via telpon, berdasarkan surat keputusan KPU Provinsi NTB No. 85/KPU-Prov-017/I/2014 tentang pelaksanaan tes kesehatan rohani calon anggota KPU Kabupaten Kota  maka seluruh peserta seleksi calon anggota KPU kabupaten Lombok Barat yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti proses tes kesehatan rohani pada hari selasa tanggal 28 januari 2014 bertempat di Hotel Lombok Raya Mataram. Lina menambahkan “tes kesehatan rohani dilaksanakaan karena sesuai dengan amanat undang-undang yang pada saat proses seleksi kemarin belum dilakukan, dan hasilnya akan berpengaruh pada hasil seleksi yang sudah memunculkan 10 nama yang akan dikirim ke KPU Provinsi.”

Baca Selengkapnya......

Kamis, 23 Januari 2014

Tradisi Ngurisan Saat Maulid



Ngurisan adalah memotong rambut bayi untuk pertama kali dan biasanya dilaksanakan pada perayaan hari besar Islam, salah satunya pada saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ngurisan sudah menjadi  sebuah radisi  dikalangan Muslim Pulau Lombok, seperti yang terlihat saat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Masjid Darul Falah Dusun Lendang Re Desa Sembung Kecamatan Narmada pada Rabu, 21 Januari 2014.
Tampak puluhan anak-anak yang berumur rata-rata dibawah 1 tahun digendong oleh orang tua masing-masing menaiki Masjid Darul Falah tempat acara ngurisan dilangsungkan sebagai salah satu bagian dari acara peringatan Maulid Nabi, satu persatu anak-anak tersebut dipotong rambutnya secara bergilirin oleh para Tuan Guru dan tamu undangan lainnya dengan diiringi oleh lantunan sholawat berzanji.

Baca Selengkapnya......

Selasa, 14 Januari 2014

Bincang Ikadafa Tentang Kampung Media

Nama Kampung Media sebagai salah satu Portal penyedia informasi bagi masyarakat NTB sudah dikenal disebagian besar masyarakat Nusa Tenggara Barat, Portal Jurnalisme warga yang bermotto "Sampaikan Kebaikan walau satu kalimat" sudah mulai dirasakan manfaantnya oleh warga Nusa Tenggara Barat, seperti yang terlihat saat bincang-bincang saat pertemuan Alumni Ponpes Darul Falah Pagutan Di Dusun Tempit Kecamatan Narmada, Para Alumni yang berasal dari berbagai wilayah dipulau Lombok mengungkapkan tahu dan sebagian besar sudah pernah mengakses informasi tentang NTB melalui Website www.kampung-media.com dan menurut pengakuan  mereka sudah kenal dengan Kepala Kampung Media Fairuz Abu Macel.
Pertemuan yang berlangsung dirumah Sekretaris Ikadafa yang juga Anggota Kampung Media Narmada tersebut diawali dengan bincang-bincang seputar Kampung Media, sudah banyak berperan dan memberi manfaat kepada Masyarakat. Saat ini Sebagian Alumni Darul Falah bahkan sudah masuk menjadi anggota komunitas Kampung Media seperti KM Narmada, KM Lingsar, KM Mandiri Syamsul Falah Labuapi dan yang paling baru adalah KM Mandiri Riyadul Jannah Aik Prapa Lotim.

Baca Selengkapnya......

Sabtu, 11 Januari 2014

Usaha Tempe Tiada Matinya

Tempe merupakan makanan tradisional yang selalu diminati oleh masyarakat Indonesia, terasa masih kurang kalau makan tampa lauk Tempe, disamping kandungan gizi terutama Protein Nabati yang lengkap tempe juga bisa dioleh menjadi berbagai macam jenis panganan. itulah yang menyebabkan usaha pembuatan Tempe tiada matinya dan selalu mendatangkan keuntungan besar bagi para pengusaha tempe.
Hampir disemua wilayah dipulau Lombok terdapat usaha pembuatan tempe dalam bentuk Home Industri atau usaha rumahan, seperti yang dijalani oleh Suhaimi 42 tahun seorang warga asal dusun Karang Anyar Desa Jagaraga Indah Kecamatan kediri lombok Barat, bersama istri dia menjalani usaha pembuatan tempe sejak tahun 2000 dan masih bisa bertahan sampai sekarang.dari usaha yang dijalani Emi pangilan akrab Bapak tiga orang anak ini bisa menghidupi  keluarga, menyekolahkan anak-anaknya dan bahkan bisa membangun Rumah dari industri rumahan pembuatan tempe yang dijalani secara istiqomah selama 13 tahun tersebut.

Baca Selengkapnya......

Selasa, 07 Januari 2014

Insfirator Jamur Tiram dari Keru

Negara ini sangat kaya dan daerah kita ini punya berbagai sumber daya alam yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat,seperti apa yang dilakukan oleh Habib Ali salah seorang warga Dusun Keru Desa Keru Kecamatan Narmada Lombok Barat, pria keturunan Arab ini sudah setahun lamanya menggeluti budidaya Jamur Tiram dan dari hasil tersebut Bapak empat orang anak ini bisa menyekolahkan anak-anaknya sampai keluar daerah.
Berawal dari pertemuannya dengan seorang teman lama yang lebih dulu menggeluti usaha Jamur Tiram maka itu yang menginsfirasi Habib Ali untuk ikut berkecimpung memulai usaha ini meskipun pada saat itu masih dalam tahap pemeliharaannya saja dengan membeli baglog yaitu media tumbuhnya jamur tiram dari pengusaha jamur tiram lainnya, namun setelah setahun menjalaninya, saat ini Habib sudah bisa memproduksi Baglog sendiri.

Baca Selengkapnya......

Jumat, 03 Januari 2014

Santunan Awal Tahun

Berbagi dengan sesama terutama bagi yang membutuhkan merupakan kebahagian yang tiada terhingga apalagi hal tersebut dilakukan pada moment istimewa seperti awal tahun 2014  ini yang dilakukan oleh Arifin salah seorang warga Dusun Tempit Desa Mekar Sari Kecamatan Narmada pada 1 januari 2014 mengumpulkan tidak kurang dari puluhan anak Yatim dan Fakir Miskin untuk diberikan santunan.
Acara pemberian santunan tersebut dilangsungkan dimasjid Nurul Latif  Dusun Tempit dan dihadiri oleh Kepala Desa Mekar Sari Sapinah dan juga dihadiri oleh Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat setempat, mengawali pembukaan acara sohibul hajat menyatakan pemberian santunan kepada Fakir Miskin dan Anak Yatim ini sudah lama direncanakan namun baru bisa terlaksana pada hari ini, pria yang sehari hari bertugas dikesatuan TNI AD ini juga mengatakan "Bisa berbagi dengan sesama warga merupakan kebahagiam tiada terhingga, apalagi hari ini adalah hari pertama ditahun baru, mudah-mudahan senantiasa mendapatkan berkah dari Allah SWT."

Baca Selengkapnya......

Kamis, 02 Januari 2014

Solusi Upload Tulisan Di New Kampung Media.Com

Hampir seminggu lamanya sejak mendapatkan informasi bahwa Kampung Media baru sudah mulai bisa digunakan ya..tentunya buat mengupload informasi bagi anggota komunitas Kampung Media, namun sayang setelah beberapa kali mencoba langkah demi langkah sesuai dengan Tutorial Penggunaan New Kampung Media yang di Upload oleh pemilik akun Fani Kristianto namun ternyata hanya terhenti sampai pembuatan akun saja dan ketika berlanjut pada proses memasukkan berita maka tulisan yang telah disimpan seolah hilang lenyap entah kemana karena setelah menunggu berhari-hari tulisan itupun tak pernah keliatan batang hidungnya alias tidak terpublish dan tidak muncul di halaman Kampung media baru yang akan dirilis secara resmi pertengan bulan januari 2014.

Baca Selengkapnya......

Rabu, 01 Januari 2014

Tahajud Cinta Dari Lombok Untuk Indonesia


Banyak cara yang dilakukan dalam memperingati masuknya tahun baru dan banyak acara yang dilakukan melewati malam pergantian tahun, dari acara dadakan yang dibuat oleh kelompok-kelompok kecil warga maupun acara yang terorganisir oleh pemerintah mulai dari bakar ikan, ayam atau "bekele" (sasak red), meniup terompet, pesta kembang api sampai pagelaran konser dan pesta rakyat. Itu semua hal yang sudah lazim dan sepertinya mulai menjadi tradisi ditengah masyarakat pada umumnya.
Hal berbeda dan unik terlihat di komplek Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan kota Mataram yang melaksanakan acara pergantian tahun dengan cara islami, bertemakan Tahajud Cinta Dari Lombok Untuk Indonesia acara yang tidak lazim dilakukan dalam menyambut pergantian tahun oleh sebagian kalangan ini dimulaikan pkul 22.00 Wita sampai pagi, diisi dengan rangkaian acara diantaranya Tausyiah oleh pimpinan Ponpes Darul Falah TGH Mustiadi Abhar, Istiqosah, Tahajud dan sholat Tasbih sampai menjelang terbit Fajar.

Baca Selengkapnya......