Narmada KM, Profesi
tukang tambal ban laki-laki sudah biasa, namun tukang tambal ban
perempuan ini baru luar biasa. Jika Anda melewati ruas jalan Sweta
jurusan menuju Narmada tepatnya didepan masjid sweta, Anda akan
menemukan seorang perempuan tangguh yang berprofesi sebagai tukang
tambal ban, perempuan paruh baya yang biasa dipanggil inak Sibah,
Suaminya yang sakit ditambah ekonomi keluarga yang morat-marit,
memaksanya jadi tukang tambal ban. Sudah 3 tahun ini ia melakoni
profesinya dengan penuh rasa sabar.
Perempuan
murah senyum ini dengan sangat cekatan melepas ban sepeda motor. Jari
tangannya yang lentik itu tak mengurangi kecekatannya mencari lobang
bocor di sebuah ember berisi air. Setelah mengetahui letak bocornya,
ia menambal ban itu, dan memasangnya kembali.
Dengan
senyum sumringah, ia menerima uang jasa dari pelanggannya yang satu
buah motor sekali tambal dengan tarif hanya Rp. 7000. Selanjutnya,
dan disela sela pekerjaanya sebagai tambal ban, dia masih
menyempatkan diri




