SELAMAT DATANG DI BLOG KAMPUNG MEDIA NARMADA SEMOGA INFORMASI INI BERMANFAAT

Jumat, 23 November 2012

98 KEOMPOK SPP DAPAT BANTUAN DANA BERGULIR

Pencairan SPP di Desa Sedau
Narmada KM, Sebanyak 98 Kelompok Simpan Pinjam Khusus Perempuan di kecamatan Narmada mendapatkan bantuan dana bergulir dari Unit Pengelola Kegiatan (UPK) untuk penambahan modal usaha bagi masyarakat yang memiliki usaha skala kecil. Besarnya bantuan yang akan didapatkan oleh masing-masing kelompok mulai dari 10 juta sampai dengan 50 juta, tergantung besar kecil usahanya dan besar kecilnya anggota kelompok. Adapun total dana yang akan digulirkan oleh UPK Kecamatan Narmada untuk kelompok-kelompok tersebut sebesar 2,4 Milyar, dan akan mulai dicaikan pada akhir Nopember sampai dengan bulan Desember mendatang.
Menurut pengurus UPK Kecamatan Narmada Yuliarni, SE, mengatakan kelompok-kelompok yang mendapatkan bantuan adalah kelompok-kelompok lama yang sebelumnya sudah mendapatkan pinjaman dan angsurannya sudah lunas di UPK. Kelompok-kelompok tersebut sudah mengajukan proposal ke UPK sejak tiga bulan lalu, dan telah di verfikasi oleh tim dan telah dinyatakan layak untuk mendapatkan pinjaman dari UPK.
Dana SPP adalah dana bantuan dalam bentuk modal usaha yang diberikan bagi masyarakat di kecamatan Narmada untuk pengembangan usaha maupun modal usaha bagi masyarakat yang ingin berusaha. Syarat untuk dapat mengakses dana SPP tersebut adalah dengan cara membentuk kelompok khusus perempuan, dengan kriteria RTM (Rumah Tangga Miskin), memilki usaha dan berdomisili di Kecamatan Narmada.
Adapun tujuan digulirkannya dana bantuan tersebut adalah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka kemisikinan dan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan agar menjadi masyarakat yang produktif, progresif, memiliki cita-cita untuk maju, sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga. 
Untuk menjamin dana tersebut dimanfaatkan sesuai dengan keinginan program, UPK Kecamatan Narmada sudah mengangkat pendamping kelompok dimasing-masing desa, yang bertugas untuk membina kelompok-kelompok SPP tersebut. Baik administrasi kelompok, pengembangan usaha, serta membina kelompok agar memiliki kepungurusan yang sehat. Dengan demikian masyarakat akan tetap dapat memanfaatkan dana tersebut secara berkelanjutan, sehingga kesejahteraan masyarakatpun akan meningkat.

Baca Selengkapnya......

Rabu, 21 November 2012

KPU LOMBOK BARAT LANTIK ANGGOTA PPK DAN PPS

Narmada KM, Rabu tanggal 21 Nopember 2012 KPU Lombok Barat melantik anggota PPK dan PPS yang telah dinyatakan lulus administrasi dan tes wawancara yang dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2012 minggu lalu. Pelantikan tersebut dilangsungkan di aula kantor bupati Lombok Barat di Giri Menang Gerung. Turut hadir dalam acara pelatikan tersebut Bupati Lombok Barat Dr.H.Zaini Arony, Ketua KPU Provinsi NTB Fauzan Khalid, M.Si, Asisten I Bupati Lombok Barat Drs.H.MS.Udin dan kepala-kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Kabupaten Lombok Barat.
Pada kesempatan ini, sebanyak 50 orang anggota PPK dan 366 orang PPS dilantik langsung oleh ketua KPU Lombok Barat Suhaimi Syamsuri. Dalam sambutannnya, ketua KPU berharap agar anggota PPK dan PPS yang baru dilantik menjaga netralitas dan tidak terpengaruh oleh ajakan tim sukses atau calon untuk ikut terlibat dalam pemenangan calon tertentu, Lebih jauh ketua KPU Menjelaskan hal yang paling krusial yang harus diperhatikan dalam tahapan Pemilu adalah dalam waktu dekat akan dilakukan pemutaakhiran data pemilih, untuk itu PPK dan PPS diharapkan agar merekrut orang yang tepat sebagai petugas pemutakhir data pemilih supaya tidak terjadi kesalahan data.
Suasana Menjelang Pelatikan PPK & PPS
Sedangkan ketua KPU Provinsi Fauzan Halid dalam sambutannya mengatakan agar PPK dan PPS yang sudah dilantik supaya menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab, sesuai dengan aturan perundang-undangan, karena kesuksesan pelaksanaan pemilu 75 % terletak pada penyelenggaranya dan sisanya 25 % terletak pada partisipasi partai politik, calon dan pemilih. Disamping itu ketua KPU NTB juga bertekad untuk menjadikan pemilu di NTB sebagai yang terbaik dan sebagai barometer di Indonesia, hal tersebut diindikasikan dengan partisipasi pemilih yang mencapai 81 % atau 10 % diatas rata-rata partisipasi pemilih di tingkat pusat. 

Adapun Bupati Lombok Barat mengawali sambutannya memberikan ucapan selamat kepada PPK dan PPS yang baru dilantik, menurut bupati sumpah yang telah diucapkan oleh anggota PPK dan PPS adalah sebagai bentuk komitmen moral untuk menyelenggarakan serta melaksanakan pemilu secara baik dan jujur sesuai dengan aturan undang-undang. Pemilu juga merupakan hajatan atau pesta demokrasi yang di gelar oleh negara demokrasi sebagai legitimasi bagi calon gubernur terpilih. Disamping itu hasil pemilu juga dikatakan Bupati Lobar sebagai refresentasi dari suara masyarakat, artinya kemenangan seorang calon merupakan cerminan dari suara pemilih atau masyarakat.

Baca Selengkapnya......

Senin, 19 November 2012

KECAMATAN NARMADA TERANCAM TIDAK TERDANAI PNPM TAHUN 2013

Narmada KM, Menyusul keluarnya surat edaran Dirjen PMD tentang penetapan lokasi potensi bermasalah untuk lokasi PNPM Mandiri Perdesaan pada awal Nopember lalu, Kecamatan Narmada terancam tidak bisa terdanai dari Program PNPM Mandiri Perdesaan pada tahun 2013 mendatang. Hal ini disebabkan karena adanya penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh oknum mantan pengurus Unit Pengelola Kegiatan (UPK) pada tahun 2008. Dalam surat edaran Dirjen PMD tersebut dijelaskan bahwa Kecamatan lokasi PNPM yang ditemukan terdapat penyalahgunaan dana di atas 40 juta, maka kecamatan tersebut ditetapkan sebagai lokasi dengan potensi masalah. Lebih jauh dijelaskan dalam surat tersebut jika sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 masalah tersebut tidak dapat diselesaikan maka kecamatan tersebut tidak diperbolehkan untuk mencairkan dana dari KPPN dan tidak diperbolehkan untuk menyalurkan dana kepada masyarakat, baik dana kegiatan (BLM) maupun dana SPP Perguliran.
Kondisi yang sekarang terjadi di Kecamatan Narmada adalah adanya penyalahgunaan dana yang dilakukan oleh mantan pengurus UPK pada tahun 2008 atas nama Dedy Rusnawan (ketua), Bq Purniwati (Sekretaris) dan Sumaini (Bendahara). Adapun dana yang diasalahgunakan oleh ketiga pelaku adalah dana SPP Perguliran sebesar hampir 400 juta dan sampai dengan saat ini belum bisa dikembalikan berdasarkan surat edaran dirjen PMD tersebut sebesar 233, setelah adanya pengembalian dari mantan ketua UPK sebesar 129 juta. Kendati masalah tersebut sudah diupayakan penanganannya sejak tahun 2009 lalu, dan sempat ditangani oleh pihak berwajib (Polres Lombok Barat) sampai dengan keluarnya DPO salah seorang pelaku atas nama Sumaini, namun program menghendaki kasus ini harus segera di tuntaskan sampai dengan adanya keputusan tetap dari pengadilan. Atau pilihannya adalah dana yang disalahgunakan oleh mantan pengurus UPK tersebut dapat dikembalikan paling lambat tanggal 31 Desember 2012. Permasalah serupa juga terjadi kecamatan Gunungsari dan Kecamatan Lembar, yang dilakukan oleh pengurus kelompok simpan pinjam khusus perempuan (SPP) namun nilainya tidak lebih dari 50 Juta, dan sampai dengan berita ini turunkan kabarnya pengurus kelompok yang menyalahgunakan dana tersebut sudah mengembalikan dana yang diselewengkan.

Baca Selengkapnya......

Rabu, 17 Oktober 2012

PUSKESMAS NARMADA GELAR CERDAS CERMAT KADER

Fhoto Dimana Kader Posyandu Sedang Bertanding
Narmada KM, Dalam rangka mempersiapkan jambore kader posyandu tingkat kabupaten Lombok Barat pada akhir bulan Nopember mendatang yang direncakan bertempat di Senggigi, Puskesmas Narmada menggelar Cerdas Cermat kader posyandu tingkat kecamatan Narmada pada hari Sabtu, 13 Oktober 2012 bertempat di aula LKMD Kecamatan Narmada. Menurut Dr Agung Kepala PUSKESMAS Narmada menagatakan bahwa Cerdas Cermat yang digelar tersebut sebagai tahap persiapan dalam rangka pelaksanaan jambore kader tingkat kabupaten Lombok Barat, dimana kegiatan inti nantinya adalah Cerdas Cermat Kader Posyandu. Dalam sambutannya Dr Agung juga mengatakan melalui cerdas cermat ini kita harapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman para kader sebelum mengikuti jambore di kabupaten.
Sedangkan menurut Ni Made Nari ketua penyelenggara Cerdas Cermat mengatakan, kedepannya kegiatan semacam ini akan sering diadakan oleh puskesmas Narmada, untuk menumbuhkan semangat kerelawanan para kader posyandu. Disamping itu menurut Ni Made Nari, kegiatan ini sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih puskesmas kepada kader posyandu yang telah banyak membantu puskesmas dan bidan desa khususnya dalam memberikan pelayan kepada masyarakat.
Adapun materi yang menjadi soal pada kegiatan cerdas cermat tersebut adalah terkait dengan tugas kader dalam mendukung program Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), GSI, Pelayanan di posyandu, bagaimana menangi Gizi buruk, BGM, PNPM-GSC, dan program-program lain di Puskesmas Narmada.
Sedangkan regu yang menjadi pemenang dalam Lomba Cerdas Cermat ini adalah Kader Posyandu Desa Nyurlembang (Juara I), Kader Desa Badrain (Juara II), Kader Desa Mekar Sari (Juara III) dan Kader Desa Tanak Beak (Juara IV), setelah mengalahkan kader-kader posyandu dari Desa lain pada babak penyisihan. Akhirnya Tim Kampung Media Narmada mengucapkan semoga Kader-kader Posyandu kecamatan Narmada Sukses pada kegiatan jambore Kader Tingkat kabupaten yang akan digelar di Senggigi akhir Nopember Mendatang.

Baca Selengkapnya......

Selasa, 16 Oktober 2012

UPK SE KABUPATEN LOMBOK TENGAH STUDY BANDING KE UPK NARMADA

Fhoto UPK Kab. Loteng Dengan Pelaku PNPM Narmada
Narmada KM, Sebanyak 30 orang pengurus Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan Se Kabupaten Lombok Tengah berkunjung ke Narmada untuk kegiatan study banding, kecamatan Narmada dipilih sebagai lokasi study banding tidak lepas dari keberhasilannya mendapatkan beberapa penghargaan yang diperoleh di tingkat kabupaten, provinsi, maupun Nasional. Seperti Anugerah Si Kompak Award dari Menteri Dalam Negeri untuk BKAD dan KPMD. Pada kesempatan ini rombongan UPK Kabupaten Lombok Tengah didampingi oleh Fasilitator Keuangan Ibu Noni dan Fasilitator Tehnik Kabupaten H.Husnul Aziz, ST. Sedangkan pengurus UPK dan Pelaku PNPM Lainnya di Kecamatan Narmada ketika menerima rombongan Study Banding ini didampingi oleh Fasilitator Keuangan Kabupaten Lombok Barat Ibu Asdiah Triana. Dalam sambutannya, Fasilitator Keuangan Kabupaten Lombok Tengah Ibu Noni Mengatakan bahwa Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturrahmi dengan pelaku-pelaku PNPM di Kecamatan Narmada sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan UPK kepada masyarakat, disamping itu Ibu Noni juga berharap dengan terjalinnya silaturrahmi erat diharapkan pengurus UPK kabupaten Lombok Tengah dapat bertukar pengalaman dan ide-ide konstruktif untuk kesukseskan pelaksanaan program PNPM di dua kabupaten.
Sedangkan Ibu Asdiah Triana fasilitator Keuangan kabupaten Lombok Barat, ketika menyampaikan sambutan pada acara tersebut mengatakan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan dari pengurus UPK Se-Kabupaten Lombok Tengah, yang telah memilih kabupaten Lombok Barat sebagai lokasi study banding khususnya kecamatan Narmada, lebih jauh Ibu Asdiah Mengatakan Kecamatan Narmada dulunya adalah kecamatan yang pernah ditetapkan sebagai kecamatan bermasalah setelah adanya penyelewengan dana dengan nilai hampir 400 juta, yang dilakukan oleh mantan pengurus UPK. Sekarang dengan pengurus yang baru didukung dengan keterlibatan penuh pengurus BKAD, kecamatan Narmada mampu keluar dari permalahan tersebut dengan kategori UPK Baik. Materi yang dibahas dalam study Banding ini adalah mekanisme penentuan kegiatan yang dibiayai oleh PNPM melalui MAD prioritas usulan, Mekanisme kerja Tim Penyehat kelompok SPP, Pembinaan kelompok SPP, bagaimana memaksimalkan tim pemelihara dan pengelola prasarana, dan bagaimana menangani kelompok bermsalah.

Baca Selengkapnya......