Satar_Lombok Shop - Narmada | Tokopedia: Belanja online aman dan nyaman dari Satar_Lombok Shop - Berkah dan Halal
Baca Selengkapnya......Sabtu, 08 Desember 2018
Sabtu, 17 Mei 2014
Pisang Sehat Beriuk Seger
KM Narmada; Berawal dari keprihatinan seorang petugas kesehatan Puskesmas
Sedau Kecamatan Narmada terhadap kebiasaan masyarakat yang melahirkan ke dukun yang dapat beresiko
terhadap kematian bayi dan ibu saat melahirkan disebuah dusun didesa Sedau Kecamatan
Narmada yaitu Dusun Selen Aik disebabkan karena
jauhnya lokasi dusun tersebut dari Polindes maupun Puskesmas.
Dusun Selen Aik merupakan sebuah Dusun Didesa Sedau
Kecamatan Narmada dengan 215 Kepala Keluarga yang jaraknya 3 KM dari Kantor
Desa dan Polindes setempat dengan jalan tanah berlubang yang sisi sepanjang
jalan banyak jurang dan lembah sehingga untuk mengakses dusun tersebut
sangatlah sulit, faktor inilah yang membuat ibu-ibu disana sangat enggan untuk
melahirkan di Polindes dengan pertolongan Bidan maupun jika masyarakat disana
sakit kadang tidak mau pergi ke Puskesmas, disamping jauh dan jalannya rusak mereka juga
beranggapan kalau melahirkan atau berobat dipuskesmas maka biayanya mahal,
ditambah lagi sulitnya tranfortasi.
Baca Selengkapnya......
Kamis, 15 Mei 2014
Inak Jamil Pengerajin Tikar Pandan dan Plastik
KM Narmada; Usia renta yang sudah memasuki 70 tahun tidak membuat
semangat nenek dari 16 cucu ini menjadi kendor, diusianya yang tergolong sangat
sepuh dia masih tetap beraktifitas seperti biasa dengan keahliannya membuat
tikar dari daun pandan dan plastik. Pekerjaan tersebut sudah dilakoninya selama
puluhan tahun dan tetap istiqomah sampai sekarang, meski sudah 4 tahun
ditinggal suami dan kini tinggal sendirian dirumah sederhana berukuran 5 X 7 M2
yang terletak di Karang Bagek Dusun sembung Timur Desa Sembung Kecamatan
Narmada karena semua anak anaknya sudah berkeluarga dan tinggal dirumahnya
masing masing namun demikian Inak Jamil
tetap semangat menjalani hari harinya karena prinsip hidupnya yang tidak mau
menjadi beban buat orang lain.
Tikar pandan buatan Inak Jamil sangat disukai oleh masyarakt
sekitar kampungnya karena disamping sudah mempunyai langgalan tetap kulaitas
tikar pandan yang dihasilkan juga sangat bagus, 10 buah tikar pandan yang
dihargakan perbijinya 50.000 rupiah bisa diselesaikan Inak Jamil dalam waktu 1
bulan mulai dari menyiapkan bahan dari daun pandan kemudian menjemur dan
selanjutnya dirajut dengan telaten sehingga menghasilkan tikar yang
berkualitas.
Baca Selengkapnya......
Senin, 31 Maret 2014
Pertigaan Pasar Narmada Tergenang Air
KM Narmada; Satu lagi titik infrastuktur jalan yang kurang
mendapat perhatian pemerintah yaitu pertigaan Pasar Narmada tepat didepan Taman
Wisata Narmada, selain terdapat lubang dibadan jalan, jalan tersebut juga selalu
digenangi oleh air setinggi 20 cm saat
hujan turun dan pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasinya.
Menurut pengamatan KM Narmada yang kebetulan setiap hari
melewati jalan tersebut, sepanjang 15 Meter dipertigaan Pasar Narmada tinggi
jalannya lebih rendah dari yang lain dengan beberapa lubang diruas jalan dan
saat digenangi air maka jalan yang berlubang tidak kelihatan sehingga sangat
berbahaya khusunya pengendara sepeda motor, jika kerusakan itu terus dibiarkan
tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Baca Selengkapnya......
Sabtu, 29 Maret 2014
Bahan Bangunan Bekas, Peluang Usaha Menjanjikan
KM Narmada; Bila anda jalan-jalan didaerah Narmada bagian barat maka akan terlihat dipinggir jalan sekitar
Desa Krama Jaya, Badrain dan Sembung a terdapat tumpukan bahan bangunan bekas
bongkaran bangunan berjejer disekitar
jalan ketiga desa tersebut, itu bukan tumpukan bahan bangunan bekas yang
dibiarkan begitu saja namun bahan tersebut dijual dengan harga miring dan
terbukti laris dibeli oleh masyarakat sekitar yang membutuhkannya.
Masriadi seorang pelaku usaha tersebut menceritakan bahan
bangunan bekas tersebut didapatkan dari bangunan tua yang dirobohkan dan
diborong oleh para pengusaha, biasanya kita borong bangunan tersebut dengan
isinya, bahan yang bisa dijual seperti besi, kusen jendela, daun pintu dan
lainnya dibongkar dengan sangat hati-hati agar bisa dijual lagi.
Senada seperti itu H Ilham warga dusun Mejeti Daye
mengungkapkan usaha menjual bahan bangunan bekas sudah dijalani sejak 3 tahun yang
lalu, berawal ketika ada seorang teman yang mengajaknya dengan memborong bangunan
yang hendak dirobohkan baik bangunan milik pemerintah, perumahan yang direnovasi
maupun rumah pribadi, usaha ini sangat menguntungkan dan punya prospek bagus
karena dari sisi
Baca Selengkapnya......
Langganan:
Postingan (Atom)


